Diberdayakan oleh Blogger.
  • Beranda
  • Tentang Saya
  • Kontak
  • Kuliah
  • Jalan Jalan

Pages

Agricultural Extension


Menurut Yunanto dengan dokumen yang dapat diunduh di sini, struktur atau karakteristik Pasar memiliki pengertian penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri. Analisa ekonomi membedakan struktur pasar menjadi 4 jenis yaitu : Pasar Persaingan Sempurna, Pasar Monopoli, Persaingan Monopolistis, dan Pasar Oligopoli.
Dalam mata kuliah Pemasaran Hasil Pertanian, mahasiswa diberi tugas untuk mengidentifikasi karakteristik pasar dan memilih salah satu komoditas pertanian di daerah asal masing-masing. Berhubung saya adalah anak Bantul aseli, ya saya memilih untuk komoditas kacang tanah yang emang sebagian besar petani membudidayakannya pada MT II , terutama di Kecamatan Bambanglipuro.
Karakteristik pasar kacang tanah di Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul termasuk dalam pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan sempurna yaitu pasar dimana dalam suatu industri terdapat sangat banyak penjual maupun pembeli dan produk yang diperdagangkan bersifat homogen sempurna.

BACA JUGA:
a. IDENTIFIKASI LEMBAGA PEMASARAN
b. IDENTIFIKASI SALURAN DAN RANTAI PEMASARAN
c. IDENTIFIKASI FUNGSI PEMASARAN

Beberapa ciri pasar persaingan sempurna berkaitan dengan komoditas kacang tanah di Kecamatan Bambanglipuro adalah sebagai berikut:
a.      Perusahaan / lembaga pemasaran hanya bertindak sebagai pengambil harga (price taker)
Price taker atau Pengambil harga artinya suatu perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Apa pun tindakan perusahaan di dalam pasar tidak akan menimbulkan perubahan ke atas harga pasar yang berlaku. Harga pasar dalam pasar kacang tanah, petani yang merupakan produsen hingga sampai ke tangan konsumen, setiap lembaga pemasaran menentukan harga dengan melihat harga yang sekarang berlaku atau sebagai price taker. Fluktuasi harga pasar kacang tanah ditentukan oleh interaksi antara keseluruhan pembeli dan keseluruhan penjual dan berhubungan dengan tingkat permintaan dan penawaran.
b.      Perusahaan / lembaga pemasaran mudah keluar masuk industri
Sekiranya perusahaan rugi,dan ingin meninggalkan industri tersebut,maka langkah ini dengan mudah dilakukan. Sebaliknya apabila ada perusahaan yang ingin melakukan kegiatan di industri itu, produsen dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkannya.
Dikaitkan dengan lembaga pemasaran di kacang tanah, jika ada salah satu lembaga pemasaran yang meninggalkan kegiatannya maupun masuk ke pasar kacang tanah mudah dilakukan, karena komoditas ini dijual oleh penjual yang sangat banyak dan dibeli oleh pembeli yang sangat banyak pula, sehingga jika salah satu penjual sudah tidak menjual kacang tanah, maka pembeli dengan mudah membeli kacang tanah ke penjual yang lain karena bentuk barang/ produk sama, yaitu kacang tanah basah, kacang tanah kering, maupun kacang tanah bijian.
Untuk di Bambanglipuro sendiri tidak jauh beda, yaitu pada saat tengkulak yang biasa membeli kacang tanah petani tidak juga datang membeli kacang tanah hasil panen, maka petani bisa mencari tengkulak lainnya atau pun bisa mendatangi grain miller karena harga sama.
c.      Produk yang dihasilkan bersifat homogen
Maksudnya adalah tidak terdapat perbedaan yang nyata diantara barang-barang yang dihasilkan suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Produk merupakan kacang tanah dan yang beredar di pasaran adalah kacang tanah berupa kacang tanah basar, kacang tanah kering, maupun kacang dalam bentuk biji. Lembaga pemasaran tidak memikirkan dari penjual mana barang produk dibeli, yang paling utama adalah komsumen telah memproleh produk, karena produk yang dijual juga sama.
d.      Terdapat banyak perusahaan di pasar
Produsen penghasil kacang tanah sangat banyak dan tengkulak pengumpul kacang tanah juga banyak. Komsumen dalam memperoleh kacang tanah semakin mudah, tidak memikirkan produsen mana yang menghasilkan, karena produk sama. Harga ditetapkan berdasarkan interaksi kekuatan penawaran (supply) dan permintaan (demand) pasar.
e.      Pelaku memiliki pengetahuan yiang sempurna mengenai pasar

Para pelaku ekonomi (konsumen dan produsen) memiliki pengetahuan sempurna tentang harga produk dan input yang dijual. Dengan demikian, konsumen tidak akan mengalami perlakuan harga jual yang berbeda untuk mendapatkan kacang tanah dari satu petani ke petani lainnya. Dari siapa pun kacang tanah dibeli, harga yang berlaku tetap sama. 

FILE IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PASAR KOMODITAS KACANG TANAH, BISA DIUNDUHDISINI
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Dalam memasarkan produk yang telah diproduksi, pasar adalah hal penting yang harus diperhatikan. Produsen perlu menyasar pasar yang spesifik dengan “mengemas” produknya sesuai dengan pasar yang dituju, atau segmentasi pasar. Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang terbedakan dengan kebutuhan, karakteristik, atau tingkah laku berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran terpisah. (Jurini, 2003) dengan artikel yang dapat diunduh disini.. Oleh karena itu, produsen harus memperhatikan segmentasi pasar terhadap produk yang akan dijual atau dipasarkan.

Pada mata kuliah Pemasaran Hasil Pertanian, mahasiswa diberi tugas untuk membuat segmentasi pasar untuk produk yang telah dibuat oleh mahasiswa STPP Magelang Jurluhtan Yogyakarta kelompok PWMP. Mungkin gaes sekalian masih asing dengan PWMP. Dikutip dari pedoman PWMP yang dapat dilihat disini, PWMP adalah singkatan dari Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian yang merupakan upaya penumbuhan dan peningkatan minat, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan generasi muda di bidang pertanian. Biar mahasiswa besok pada waktu lulus kuliah D4, biar jadi agripreneur kece gitu dengan mengembangkan start up usahanya.

Kelompok PWMP yang saya bantu buatkan untuk segmentasi pasar adalah kelompok PWMP “Pumkins house” yang bergerak pada bidang pengolahan makanan yaitu dengan membuat inovasi olahan makanan yang sumber bahan bakunya berasl dari labu/ waluh. Salah satu produk yang telah diproduksi adalah onde-onde waluh. Dan saya membuat segmentasi pasar untuk salah satu produknya, yaitu onde-onde waluh.

Terdapat beberapa variabel utama yang   sering  digunakan untuk  menentukan  segmentasi pasar, yakni  variabel geografik, domografik, psikografik, dan tingkah laku tertentu.

1. Segmentasi Geografik
Onde-onde merupakan makanan yang tidak bertahan lama, sehingga pemasaran dilakukan di Kota Jogja dan sekitarnya (Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul). Sasaran utama pemasaran onde-onde waluh adalah toko-toko jajanan pasar, toko oleh-oleh yang menjual jajanan pasar, dan catering yang menyajikan snack rapat untuk acara kantor atau acara lainnya.

Diketahui bahwa penduduk Kota Jogja dan wilayah Kabupaten Bantul dan Sleman yang berbatasan dengan Kota Jogja merupakan penduduk yang modern yang menginginkan hal yang instan dan praktis. Pada saat masyarakat Jogja dan sekitarnya mengadakan acara syukuran, rapat, dan pertemuan, mencari snack untuk dibagikan ke tamu menjadi hal yang diperhatikan. Snack yang bersih, citarasa yang lezat adalah suatu kebutuhan kaum urban. Masyarakat modern lebih suka mencari snack di tepat-tempat yang praktis dan mereka dengan mudah mencari berbagai jenis snack yang ingin mereka cari walau harga lebih mahal. Tempat yang menjadi rujukan mereka adalah toko-toko jajanan pasar, toko oleh-oleh yang menjual jajanan pasar, dan catering yang menyajikan snack. Dengan tampilan kemasan yang menarik dan dengan bahan yang berkualitas, onde-onde waluh bekerja sama dengan toko jajanan pasar untuk mensupply kebutuhan snack.

2. Segmentasi Demografik

Untuk pemasaran onde-onde waluh ini, memang ditujukan untuk adalah toko-toko jajanan pasar, toko oleh-oleh yang menjual jajanan pasar, dan catering yang menyajikan snack. Tetapi penentuan toko jajanan pasar juga berdasarkan atas segmentasi demografi konsumen akhir yang akan dituju, segmentasi pasar konsumen akhir untuk produk onde-onde waluh adalah untuk kalangan menengah keatas dan pekerja. Sehingga, mahasiswa bisa memilih toko penjual jajanan pasar yang dijadikan rujukan masyarakat perkotaan untuk mencari snack.

3. Segmentasi Psikografi

Produk onde-onde waluh ini akan menyasar ke golongan menengah dengan gaya hidup yang modern, yang mempunyai waktu luang yang sedikit, sehingga membutuhkan sesuatu yang praktis dan tidak ingin repot, tetapi tetap memperhatikan kualitas produk makanan yang ia ingin beli.

4. Segmentasi Tingkah Laku

Beberapa hal yang diperhatikan adalah sebagai berikut:

a. Kesempatan
Dalam hal kesempatan, masyarakat akan mencari snack ketika untuk hidangan rapat, pertemuan, syukuran, dan lain-lain dan kegiatan tersebut ada sepanjang tahun. Masyarakat perkotaan yang sibuk yang sedang mengadakan acara syukuran, rapat, pertemuan pasti menginginkan cara praktis untuk mendapatkan kudapan untuk disajikan. Mereka akan mencari di toko yang mereka percaya/ langganan untuk membeli snack.

b. Manfaat yang dicari
Yang pelanggan/ konsumen cari adalah kudapan/ snack jajanan pasar yang bersih, dikemas dengan rapi, rasa yang enak, dan dari bahan yang bermutu dengan harga yang pantas (untuk kalangan menengah, harga jangan terlalu rendah). Masyarakat perkotaan lebih mementingkan kualitas produk yang dijual walaupun harga agak mahal karena konsumen memperhatikan bahwa makanan yang disajikan adalah untuk tamu yang kelasnya juga menengah (memperhatikan kualitas juga)

c. Status Pengguna 
Dalam hal status pengguna, sasarannya adalah memfokuskan pada pada cara menarik konsumen yang telah reguler membeli jajanan pasar tertentu agar tertarik untuk membeli onde-onde waluh dan mulai meninggalkan jajanan yang mereka sering beli.

d. Tingkat Pemakaian
Kebutuhan snack untuk rapat dan pertemuan kantor/ perusahaan merupakan pembeli tersering dibandingkan dengan kebutuhan orang untuk mengadakan syukuran atau acara pengajian.

e. Status Loyalitas
Orang/ masyarakat yang membeli snak untuk rapat termasuk dalam kelompok agak loyal (mereka loyal pada dua merek atau lebih dari suatu  produk, atau menyukai satu merek tetapi kadang-kadang membeli merek yang lain). Masyarakat tidak akan rutin membeli onde-onde waluh, tetapi diharapkan dengan pemasaran yang baik, maka mereka sering melakukan pembelian kembali.

SELENGKAPNYA TENTANG SEGMENTASI PASAR ONDE-ONDE, DAN BAURAN PEMASARAN YANG DILAKUKAN, BISA DOWNLOAD BERKASNYA DI SINI.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Penulis

Pemuda Bantul- Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan - Suka Belajar - Pemburu Kuliner - Travel Addict

Follow Us

  • Google Plus
  • Instagram
  • Twitter
  • Facebook

Postingan Populer

  • Identifikasi Saluran dan Rantai Pemasaran dan Studi Kasus Kacang Tanah di Bambanglipuro
    Umumnya  saluran  pemasaran  terdiri  atas sejumlah  lembaga  pemasaran  dan  pelaku  pendukung.    Mereka  secara bersama-sama megirimkan ...
  • Identifikasi Lembaga Pemasaran dan Studi Kasus Kacang Tanah di Bambanglipuro
    Menurut Andajani (2012) dengan dokumen yang bisa diunduh disini , lembaga pemasaran adalah badan usaha atau individu yang menyelenggaraka...
  • Identifikasi Karakteristik Pasar dan Studi Kasus Kacang Tanah di Kecamatan Bambanglipuro
    Menurut Yunanto dengan dokumen yang dapat diunduh di sini , struktur atau karakteristik Pasar memiliki pengertian penggolongan produsen ke...
  • Mengenal Tikus Sawah dan Mengendalikannya
    MENGENAL TIKUS SAWAH 1.    Perkembangbiakan tikus Tikus sawah dalam klasifikasi binatang termasuk dalam kelas Mammalia (binatang me...
  • Aspek Pasar dan Pemasaran, dan Analisis SWOT dalam PROPOSAL USAHA BISNIS EMPING GARUT
    Emping Garut 'GAROOT' Dalam menjalankan sebuah usaha, diperlukan sebuah perencanaan yang matang dan dituangkan dalam bentuk...

Blog Archive

  • ▼  2018 (6)
    • ▼  Agustus (3)
      • ANALISA KEBIJAKAN JOKOWI : "SATU HARGA BBM, SATU I...
      • Mengapa Jokowi Ingin Menerapkan Kebijakan BBM Satu...
      • KONSEP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOMODITAS PISANG DA...
    • ►  Juli (3)
  • ►  2017 (15)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2014 (2)
    • ►  September (2)

Categories

pemasaran hasil pertanian PWMP konsumen pasar stpp yogyakarta pasar pertanian bambanglipuro bantul harga produk kacang tanah penentuan harga produk analisa usaha emping garut karakteristik pasar lembaga pemasaran pangsa pasar produk tani rantai pemasaran saluran pemasaran segmentasi pasar studi kasus proposal usaha SWOT aspek keuangan fungsi pemasaran manajemen operasional penetapan harga produk persaingan sempurna proposal usaha stpp teknis dan teknologi

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates